THE POD – SYDNEY

Gw ingin menulis review penginapan lagi. Tujuan gw nulis ini supaya elo-elo yang pengen ke Sydney dan nyari penginapan murah bisa jadiin tulisan gw ini bahan referensi. Gw nulis ini tanpa endorese dari mereka (YA IYALAH MASAK GW DI ENDORSE, NGAREP AJE GW), tapi buat gw tempatnya berkesan jadinya gw pengen nulis.

Gw baru balik dari Australia. Peserta perjalanan kali ini adalah bokap, nyokap, dan dua adik laki-laki gw. Perjalanan ini agak unik karena gw datengnya belakangan dan pulang duluan. Banyak banget kerjaan yang harus dikerjakan di Jakarta terutama yang berkaitan dengan sekolah. Keluarga gw berencana mengunjungi Sydney dan Melbourne, sementara gw memutuskan hanya di sydney aja. Selama di sydney dengan bonyok, tempat tinggal sih di hotel lumayan jadi tenang-tenang aja. Akan tetapi, berhubung gw akan berpisah dengan keluarga (mereka melanjutkan ke melbourne), gw mulai mencari hotel-hotel yang harganya sesuai dengan kantong yang sedang tipis kayak kertas karbon yang keseringan dipakai. Seperti yang gw sudah pernah tulis di tulisan-tulisan gw sebelumnya, gw itu lebih suka menginap di boutique hotel dibanding menginap hotel-hotel bintang lima. Alasan pertama sudah pasti karena harga, alasan kedua adalah biasanya boutique hotel biasa memiliki tema tertentu yang menarik.

Setelah melakukan pencarian dan tidak bisa menemukan hotel murah yang sesuai dengan keinginan gw, akhirnya gw memutuskan untuk menginap di capsule hotel. Konsepnya sih kurang lebih sama kayak hostel-hostel gitu deh. Setelah melihat beberapa tempat, akhirnya pilihan gw jatuh kepada THE POD SYDNEY. Selain harganya murah (400 ribu/malam), lokasinya pun strategis, dan diatas itu semua, review-nya bagus.

Berikut adalah review versi gw

LOKASI

 

Berbicara mengenai lokasi, lo semua harus tahu bahwa gw adalah pembaca peta yang buruk bahkan sangat buruk. Kemampuan gw untuk membaca peta dengan baik biasanya keluar disaat terjepit atau disaat gw ingin pamer, sisanya menyedihkan. Untuk gw yang menyedihkan ini, gw mau bilang lokasinya top markotop dan bener-bener strategis (Google aja sendiri). Lokasinya itu cuma berjalan kaki 5 menit dari Town Hall Station atau 10 menit lah dari Central Station, udah gitu lokasinya juga deket dengan world square dan dekat dengan supermarket woolworths dan coles. Jika ingin ke Chinatown juga bisa ditempuh dengan jalan kaki. Nah, lo semua jangan ketipu karena THE POD ini hanya menempati 1 lantai (lantai 6) dari satu bangunan, kalau gak salah, ada kursus bahasa inggris, restoran korea di lantai-lantai yang lain. Jadi yah memang  itu gedung rame-rame.

Alamat lengkapnya : Level 6, 396 Pitt Street, Sydney NSW 2000, Australia

84623129

 

Fasilitas

Untuk fasilitas, bisa dibilang fasilitasnya standar penginapan backpacker pada umumnya, tapi poin lebihnya adalah kebersihannya yang kinclong. Bersih banget. Mungkin karena ini juga tempat baru (kalau gw gak salah baru 3 bulan), tapi di sisi lain emang kayaknya ini dibudayakan banget untuk bersih. Bagian fasilitas ini mau jadi beberapa poin dari kamar, common area, dapur, kamar mandi, dan lainnya.

Kamar. Gw tidur di di kamar campuran pria dan wanita. ada 6 kasur yang disusun atas bawah. Kebetulan kamar gw penuh dan gw dapet paling deket dengan pintu dan dibawah. Setiap tamu akan dikasih access card untuk buka pintu kamar kita dan naik lift karena resepsionisnya cuma ada dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam. Kalo lo early check out maka mereka siapin box depan pintu untuk lo balikin kunci. Balik lagi ke kamar, kamarnya bersih banget dan lo dapet loker sendiri yang bisa muat koper ukuran kabin atau tas backpacker lo. Ketika lo buka tirai tempat tidur lo, maka mereka udah siapin handuk, sabun mandi dan shampoo cair diatas tempat tidut lo. Gokil. Nah mereka juga ngasih lo satu gantungan dan ada satu colokan yang terletak disamping bantal lo. Di area lo yang mini itu, ada juga saklar lampu untuk lampu area kecil lo. Ini penting karena ketika kamar udah gelap dan lo masih mau baca ataupun aktifitas lain yang butuh penerangan lo tetap bisa lakukan. Satu saran gw adalah, kalau tau lo adalah pe-ngorok yang berisik, please jangan tidur di kamar kayak gini. Sangat mengganggu.

 

Common Area. Salah satu hal yang seru yang ditawarkan ditempat-tempat seperti ini adalah common area. Buat yang gak mudeng apa itu common area, basically itu adalah tempat umum dimana kita bisa berkenalan dengan turis-turis lain yang menginap disini. Berhubung tempat ini agak bagus, turis-turis yang menginap disini sibuk dengan urusannya atau temannya masing-masing. Malam terakhir sebelum gw pulang, gw ngobrol sama 2 orang turis dari cina (mereka juga baru kenal disini) sama 1 orang dari kanada. Kami berbagi cerita dan latar belakang kami masing-masing. Kadang gw banyak ngobrol sama mereka cuma demi bahasa inggris gw yang harus diperbaiki di segala segi ini bisa dipake. Dari segi kenyamanan, common areanya nyaman banget, cuma yah itu karena terlalu nyaman (dan disini dilarang alkohol) maka jadi antar turis gak terlalu akrab. Common area ini dibagi jadi 3 tempat, 2 diantaranya didekat dapur dan 1 lagi didekat respsionis.

 

Dapur. Salah satu trik untuk bisa bertahan dengan budget pas-pasan ketika jalan-jalan adalah dengan belanja bahan makanan untuk sarapan dan makan malam. Belanjalah daging dan sayur, lalu masaklah dengan skill seadanya. Selama wangi ketika dimasak, percayalah, pasti enak. Apalagi sambil membayangkan tipisnya dompet. Kenikmatan berganda. Nah disini, dapurnya sangat amat menunjang untuk lo yang mau masak, besar dan nyaman. Di dapur ini juga tersedia teh, kopi, gula, dan yang bisa lo ambil kapan aja. Buat turis indonesia yang gak bisa bercerai dari pop mie, disini juga ada air panas yang siap sedia. Peralatan memasak sampai peralatan makannya lengkap. Nah kelebihannya lagi, di dapurnya ini dikasih kulkas yang gede buat dipake rame-rame. Aturan kulkasnya sederhana, seluruh barang kita harus dimasukin kedalam plastik, diplastik itu nanti ditempel kayak semacam label (food tag) yang menandakan data pemilik dari isi plastik itu (nomor kamar dan tempat tidur, dan tanggal check ini dan check out).  Kulkas dibersihkan setiap hari rabu dan jumat, kalau ada barang yang ditemukan tanpa pemilik, maka akan langsung dibuang. Peraturan ini memastikan kulkasnya rapih, bersih dan tidak berantakan. Jadi kalau mau beli strawberry merah nan murah yang dijual sekali banyak gak usah takut.

KItchen

Kamar mandi. Gw tuh berkali-kali diajak ke China, tapi sampe saat ini gw belom mau pergi karena gw sering banget dengan cerita mengenai joroknya kamar mandi disana. Buat gw kamar mandi itu penting. Kamar mandi itu mencakup wc dan sebagainya yah. Nah disini kamar mandinya shared bathroom, tapi bisa dibilang kamar mandinya bersih dan nyaman. WC dan kamar mandi dipisahkan oleh pintu yang berbeda. Kalau saya tidak salah ada sekitar 5 atau 6 tempat mandi dan semua ada air panasnya. Kekurangannya sih satu, kalo ada 2 tempat mandi sedang dipakai, air bilasannya gak langsung ngalir kebawah karena lantai antar tempat mandinya sejajar. Gw inget, gw lagi shampoan dan asik ngebilas dan pas gw sadar gw liat bilasan shampoan gw lagi bergeser kesebelah. Ya itulah kurangnya. Tipsnya, mandilah pada saat sepi.

Lainnya. Internet ditempat ini cuma bagus untuk messenger aja sisanya parah, tapi emang overall internet di Australia itu mahal dan standard. Jadi jangan berharap banyak untuk internetnya, walaupun untuk berkirim pesan sudah lebih dari cukup. Mereka juga menyediakan tempat penyimpanan koper, in case barang di koper itu gak ada yang lo mau pake (contohnya gw, gw dititipin koper gede isinya pakaian kotor ama bonyok gw, males juga kalau dibawa-bawa ke kamar), sekali lagi, kalo lo early check out jangan lupa untuk ambil koper lo malam sebelumnya, karena staff-nya baru ada jam 9 pagi. Disamping itu mereka juga menyediakan mesih cuci (kalau gak salah berbayar dengan coin, gw gak sempet cek) dan papan strikaan. Fasilitas lainnya yang mereka sediakan adalah Airport Shuttle. Sebenernya ini bukan dari mereka sih, tapi dari penyedianya (gw gak tahu namanya) yang kerjasama sama mereka. Dengan AUD 15 lo dianter sampai ke airport, ini bisa dibilang murah karena kalau lo naik kereta, ongkosnya akan lebih dari segitu. Jangan lupa untuk booking sama resepsionisnya untuk memastikan ketersediaan bangkunya. By the way, namanya juga transport murah jadinya supirnya bawanya juga gas rem gas rem bikin perut mual (mungkin gw dapet supir yang halleluya kali yah), sangkin parahnya, turis korea disamping gw, MUNTAH. Untung gw ada plastik. Aman deh.

Shuttle

Staff

Staff disini ramah banget. Well, cuma ada 2 staff sih, satu yang bebersih, satu yang jaga di resepsionis. Nah usut punya usut si staff yang di resepsionis ini adalah salah satu anggota keluarga dari pemilik hostel ini. Jadi maklumlah dia ramah. Bahasa inggrisnya kurang begitu lancar (kayak gw bagus aja), tapi masih enaklah buat ngobrol-ngobrol, belom lagi kerjaanya bolak-balik ke common area dan berdiskusi dengan tamu-tamu yang ada.

Resepsionis.jpg

Kesimpulan

Sebagai penutup, gw cuma mau bilang  tempat ini sangat direkomendasikan. Bersih, aman, dan nyaman. Memang sih karena terlalu bagus, maka orang-orang ini disini cenderung punya kesibukan masing-masing, tapi yah namanya juga jalan-jalan sendiri, yah musti terbiasa sendiri. Untuk ukuran harga hostel pada umumnya, tempat ini gak bisa dibilang murah-murah amat, tapi menurut gw, harga sesuai kualitas. Jadi silakan coba tempat ini kalau berkunjung ke sydney.

Selamat jalan-jalan.

Dari starbucks citywalk,

Binsargideon

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in random stuff and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s