Berpindah

hyperloop

Dan, Dia berkata kepada mereka, “Di manakah imanmu?” Mereka menjadi ketakutan dan heran sambil berkata satu kepada yang lain, “Siapakah Orang ini? Ia bahkan memberi perintah kepada angin dan air, dan mereka mematuhi-Nya. (Lukas 8:25 AYT)

Pagi ini saya menghabiskan waktu menonton tentang figur yang disebut-sebut sebagai ‘iron man’ abad ke 21. Namanya Elon Musk. Berbagai penemuannya membuat dunia tercengang-cengang, dari mulai sistem pembayaran di internet sampai mobil tanpa pengemudi. Mengingat usianya yang masih 45 tahun, bukan tidak mungkin dia akan menjadi tony stark masa kini. Salah satu hal yang sedang dia kerjakan adalah hyperloopHyperloop adalah sebuah moda transportasi darat dengan kecepatan yang sangat gila. Moda ini mampu mencapai kecepatan 1220km/jam. Secepat pesawat tapi berada di darat. Bayangkan waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mencapai Surabaya dari Jakarta adalah 30 menit. Apalagi kalau bukan gila. Dalam satu percakapannya dengan salah satu reporter TV, Elon Musk menjelaskan bahwa salah satu kebutuhan manusia yang paling dasar adalah berpindah/bergerak. Itulah sebabnya ia berusaha menciptakan suatu moda transportasi yang dapat menjawab kebutuhan ini dengan cepat.

Elon Musk benar. Kita butuh berpindah. Segala sesuatu yang dapat bertahan ditengah perubahan zaman adalah sesuatu yang sifatnya mudah untuk berpindah mengikuti si pemiliknya. Zaman dahulu, telepon rumah adalah alat yang tidak bisa dipindahkan atau setidaknya sulit. Dimana telepon sekarang? Saya tidak bilang punah, tapi menjelang ajal. Telepon rumah sudah kalah oleh telepon genggam. Zaman dulu ketika peperangan terjadi, manusia akan berlindung dibalik gundukan tanah yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat menghindari peluru dari lawan. Zaman sekarang, kita semua kenal alat pertahanan yang dapat berpindah kemanapun dia suka, namanya Tank. Coba lihat benda disekelilingmu, pasti ada versi portablenya. Dari mulai meja, kursi, gelas, lampu, charger, kompor, wifi atau apapun itu semuanya memiliki versi yang dapat dipindahkan.

Apa hubungannya dengan hidup kekristenan kita? Coba tanyakan kepada diri sendiri, dimanakah iman kita saat ini? Seringkali kita hidup dengan iman yang tidak bisa dipindahkan. Maksudnya apa? Maksudnya adalah iman itu hanya terlihat ketika kita berada di 4 tembok gereja, atau komsel, atau pertemuan apapun itu yang bersifat rohani. Ketika kita berada disana, iman terasa begitu jelas. Akan tetapi, ketika masuk menghadapi kenyataan hidup yang sesungguhnya dalam pergumulan sehari-hari kita, kita hidup seolah-olah tanpa iman. Iman kita ditinggal di gereja.

Percuma kita memiliki iman kalau iman kita tidak bisa berpindah mengikuti kemanapun kita pergi, dan berfungsi untuk menghadapi apa yang sedang kita hadapi.  Itulah mengapa pada ayat diatas Tuhan mempertanyakan ‘lokasi’ iman dari murid-muridNya. Murid-murid menghadapi masalah dan bertindak seolah-olah iman mereka tertinggal entah dimana. Sama dengan murid-muridNya, masalah-masalah sebenarnya berada dalam keseharian kita, bukan dalam dua jam acara gereja. Saat-saat dimana sepertnya Tuhan sedang ‘tertidur’. Pada saat seperti itu sebetulnya kualitas iman kita terlihat, apakah iman kita iman yang portable atau iman yang hanya ada di gereja.

Saya berdoa kita menjadi orang-orang kristen yang dikenal sebagai orang-orang yang beriman karena kita tahu bahwa iman kita bersama-sama dengan kita kemanapun Tuhan perintahkan untuk kita pergi, apapun situasi yang Tuhan izinkan kita lewati.

 

Dari WaTT coffee kemang sambil menunggu macet,

 

Binsargideon

 

 

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s