Aku, Ahok, Anies, dan Asuransi

timthumb.php

“Gid, asuransi gw ditutup aja deh trus pindah aja ke elo.” Perkataan ini adalah perkataan yang sering saya dengar setelah saya selesai menjelaskan asuransi yang saya punya kepada calon nasabah saya. Mendengar perkataan tersebut, nafsu saya selalu berkata “yaud tutup aja, lumayan komisi didepan mata” tapi hati saya akan berkata “lebih baik jangan ditutup”. Semua asuransi pada dasarnya bagus asal digunakan dengan porsi dan tujuan yang tepat, yang membedakan asuransi satu dengan yang lain adalah besarnya manfaat yang diberikan oleh asuransi bukan dijanjikan oleh agennya.

Ketika melihat satu asuransi yang menurut saya kurang baik, maka saya akan mencoba untuk memperbaiki asuransinya tanpa menutup asuransinya. Kalau kita membeli asuransi hanya karena ada yang lebih bagus, maka setiap saat kita akan menutup polis kita dan membuka asuransi yang baru karena produk akan terus berubah. Langkah yang benar adalah memperbaiki asuransi yang ada dan menambah (jika budgetnya ada) dengan asuransi yang baru. Saya paling tidak suka ada agen asuransi yang berjualan dengan cara menjelek-jelekan produk lain apalagi berusaha menutup produk yang sudah dimiliki oleh nasabah. Sangat tidak berkelas. Sangat.

Mari lompat ke Pilkada DKI.

Pemilihan gubernur DKI didepan mata. Wajah Indonesia secara umum akan dipantulkan oleh apa yang terjadi di Ibukota kita tercinta. Situasi begitu panas; saking panasnya bisnis microwave diprediksi akan segera bangkrut. Pertarungan antara Ahok dan Anies dan mereka yang berada di belakang dua kandidat ini sungguh menarik untuk diikuti. Menurut saya, pilkada DKI harus dilihat dengan kacamata persaingan dari 2 pasangan yang memiliki gagasan yang baik untuk DKI.

Waktunya membahas Ahok dan Anies.

Ahok.

Pandji (jubir dari kubu Anies) pernah menulis di blognya

Pandji1

Dari tulisan diatas kita bisa sadar bahwa Ahok ini punya kinerja yang bagus. Satu hal yang harus kita harus pahami Ahok ini kinerjanya tidak sempurna, karena kesempurnaan itu milik Tuhan. Bahkan kalaupun Ahok menjabat gubernur DKI sampai selama-lamanya kita akan tetap bisa menemukan kekurangannya. Ahok ini gubernur pertama yang kinerjanya (kalau saya boleh jujur) saya rasakan secara langsung. Ahok ini memperjuangkan sila ke 5 ‘keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’ padahal dia sering kali diperlakukan tidak adil. Banyak orang ribut-ribut ketika dia menggusur orang-orang yang tinggal dibantaran kali dan diatas tanah negara, sedikit yang berterima kasih ketika banjir sudah berkurang secara signifikan. Berbicara mengenai gusur-menggusur, saya hanya penasaran terhadap orang-orang yang rumahnya digusur itu, seandainya ada orang yang tidak mereka kenal tiba-tiba tidur dirumah mereka tanpa izin, apakah akan mereka usir, atau mereka carikan rumah alternatif sama seperti Ahok yang mempersiapkan rusun untuk mereka.

Anies.

Bagaimana dengan Anies? Anies ini datang dengan gagasan-gagasan yang ajaib dan luar biasa. Dari mulai rencana rumah (belakangan kita tahu ternyata rumah susun) berDP 0 sampai pembangun ‘Jakarta Mental Institute’ untuk mengurangi angka bunuh diri di jakarta. Banyak orang yang mencoba menghina ambisi-ambisi ini karena melihat kemustahilannya. Lalu bagaimana dengan saya? Menurut saya, walaupun terkesan sangat mustahil, kenapa juga harus dihina, toh mereka sedang jualan dan berusaha untuk memimpin jakarta. Anies memiliki gagasan yang baik dan bagus, lalu apakah mereka akan melakukannya jika nanti terpilih? saya tidak tahu tetapi saya juga tidak mau pesimis terlebih dahulu. Siapa tahu memang mereka benar-benar bisa melakukannya. Walapun masih sekadar ‘siapa tahu’.

Lalu apa hubungannya dengan pilkada dan asuransi? Mari saya jelaskan tapi tanpa kopi ala bang denny. Asuransi itu terus berubah, karena perusahaan akan terus menerus merubah produknya untuk menggaet lebih banyak nasabah. Setiap kali ada produk asuransi baru yang ditawarkan, jangan terbawa nafsu untuk mengganti karena sesuatu yang ‘terlihat’ lebih baik dari yang kita punya belum tentu kita butuhkan sekarang, selama kita tahu yang kita punya sudah baik. Cobalah terlebih dahulu untuk memaksimalkan apa yang sudah kita punya. Hal yang paling bodoh adalah ketika kita terburu nafasu dalam membeli asuransi hanya karena janji dari sang agen bukan perjanjian yang berupa kontrak dari asuransi. Janji suci pernikahan saja masih bisa dikhinati apalagi janji agen dan janji kampanye dari calon gubernur. Sekedar informasi yang tentu kita semua sudah tahu, janji dan perjanjian itu beda.

Pilihan saya.

Buat saya tidak ada yang salah dengan Anies. Akan tetapi, Anies adalah salah satu pilihan nanti ketika saya sudah tidak bisa memilih Ahok dan itupun saya masih akan menilai apa yang akan ditampilkan oleh pesaing Anies. Saya sudah memiliki yang baik mengapa saya harus berjudi dengan sesuatu yang masih terlihat baik. Dua-duanya baik, hanya Ahok sudah terlihat kinerjanya. Kinerja Anies sebagai mentri pendidikan juga baik, hanya saja kita sedang memilih calon gubernur DKI. Kalau hari ini pemilihan calon mentri pendidikan sudah pasti saya akan pilih Anies. Lebih baik saya lebih aktif untuk memberikan Ahok masukan dibanding saya harus mengganti Ahok. Orang jahat saja layak diberi kesempatan kedua, apalagi orang baik.

Mengharapkan Ahok sempurna itu seperti mengharapkan Tuhan menjadi tidak sempurna.

Walaupun saya mendukung Ahok, saya akan tetap welcome seandainya Anies yang memenangkan pilkada kali ini. Siapapun yang menang harus kita hargai dan yakini bahwa mereka adalah pilihan Tuhan. Lagipula, siapapun gubernur yang nantinya terpilih, kalau saya buang sampah sembarangan maka Jakarta akan tetap banjir. Buat saya yang penting adalah apakah anda sudah berasuransi atau belum? Kalau sudah, saya siap membantu mereview polis anda. Kalau belum, ayok bertemu untuk saya jelaskan. Dijamin tidak akan menyesal. #tetepusahajualan

Dari meja Sint Cinnamon Setiabudi,

Binsargideon

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in random stuff. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s