Tidak Tidur

 

guardv2

Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Maz 121:3-5)

Baru-baru ini warga jakarta dimanjakan dengan pertunjukan baru di istana negara. Presiden Jokowi mengijinkan warga menonton pertunjukan pergantian jaga Paspampres. Jika ini adalah tradisi baru yang dibangun oleh Presiden Jokowi, maka kita sedang menikmati apa yang sudah bertahun-tahun dinikmati oleh warga kota london. Istana Buckingham adalah lokasi favorit para turis yang ingin menyaksikan proses pergantian jaga pengawal istana. Bahkan, kita dapat melihat jadwal pergantian jaga sampai beberapa bulan ke depan di internet.

Kebutuhan akan pergantian jaga bukan disebabkan oleh sesuatu yang ingin ditunjukkan melainkan disebabkan oleh anatomi tubuh penjaga itu sendiri yang membutuhkan waktu untuk beristirahat dan tidur. Pada sisi tertentu proses pergantian jaga ini sangat menarik untuk ditonton tetapi disisi lain hal ini juga berbahaya. Tidak jarang kita mendengar bahwa banyak kejahatan terjadi pada waktu proses pergantian jaga. Entah itu perampokan, melarikan dari penjara, penculikan, dsb dsb. Banyak yang dilakukan ketika adanya ‘kelonggaran’ keamanan pada proses pergantian jaga. Mungkin saya sudah menonton  lebih dari 10 film yang dimana penjahatnya merencanakan atau melakukan rencana jahatnya ketika sedang terjadi pergantian jaga.

Ayat diatas menegaskan bahwa Tuhan adalah penjaga kita. Sebuah kebenaran yang memberi kita rasa aman ditengah kejahatan yang begitu pekat mewarnai dunia yang kita hidupi. Akan tetapi, kebenaran ini tidak berhenti sampai sekedar menjaga kita.  Ia juga Tuhan yang tidak tidur dan terlelap sehingga kita memiliki rasa aman yang kekal karena tidak perlu ada pergantian jaga. Dengan tidak adanya pergantian jaga maka kita tahu bahwa tidak ada celah untuk si jahat masuk dan mengganggu kehidupan kita. Kalaupun ternyata ada, itu bukanlah kesalahan dari si penjaga melainkan kita yang membuka pintu untuk kejahatan masuk dan merusak kehidupan kita.

Kapan terakhir kali kita bersyukur untuk Dia yang tidak pernah tertidur dalam menjaga kita?

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s