Tama Boutique Hotel Bandung

Tama Boutique

Tulisan ini adalah review mengenai tempat saya menginap, dan tidak ada hubungannya dengan apapun yang sifatnya spiritual, walaupun saya ke hotel ini untuk mengambil waktu pribadi. Saya menulis karena saya sangat suka tempatnya

Akhir-akhir ini kepala saya terasa sangat penat. Karena satu dan lain hal, ada begitu banyak hal yang saya rasa harus saya kerjakan secara bersamaan. Saya memutuskan untuk mengambil waktu untuk berhenti sejenak dari rutinitas keseharian saya. Saya ingin keluar kota dan berhenti berkomunikasi dengan kesibukan setiap hari.

Setelah melihat beberapa kota dan hotel, saya memutuskan untuk menginap di bandung (karena pertimbangan jarak, mengingat sepulang dari sini saya harus berangkat ke kalimantan). Iseng-iseng melihat situs traveloka, saya direkomendasikan Tama Boutique Hotel. Setelah melihat gambaran sekilas saya langsung booking untuk 3 hari 2 malam. Walaupun saya lebih suka menginap di hotel-hotel megah nan mewah tapi saya tipe orang sadar kantong. Jadi tidak ada salahnya untuk mencoba, lagipula boutique hotel itu menarik dilihat dari cara mereka menata hotelnya ditengah keterbatasan yang ada.

Sampai di bandung, saya naik Gojek ke hotel ini. Lokasinya sangat strategis karena hanya berjarak 5-10 menit dengan berjalan kaki dari Istana Plaza. Lokasi tepatnya berada di jalan Doktor Rajiman no 5. Untuk kita yang naik travel, kereta api, atau bahkan pesawat sekalipun, dijamin tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke hotel ini. Sesampainya disini saya lebih fokus kepada restoran born-ga yang berada pada lantai 1 dan 2 hotel ini (ternyata pemilik keduanya sama atau satu grup saya lupa) karena ukuran restoran yang cukup besar. Pada malam hari restoran ini sangat ramai tetapi tidak mengganggu kenyamanan tamu hotel.

Masuk kedalam saya langsung menuju lantai L, lantai paling atas dimana resepsionis terletak. Hotel ini hanya memiliki 24 kamar yang berada pada lantai 3 dan lantai 5 (seperti biasa lantai 4 absen), sedangkan lantai 1 dan 2 dipakai untuk restoran. Setelah berdiskusi dengan resepsionis sebentar saya disuguhkan welcome drink jus semangka yang murni (bukan sirup murahan) yang saya nikmati sambil melihat-lihat suasana sekeliling.

Selesai dengan semua itu, saya langsung menuju kamar saya, kamar 512, kamar tipe yang paling rendah yaitu tipe superior (ada 3 tipe kamar yaitu suite, deluxe, dan superior). Masuk kedalam kamar, saya sangat suka tampilan kamar saya yang unik dan bernuasa kekorea-korean (sok tahu, padahal belom pernah ke korea), yah pokoknya unik dan kamar mandi yang sangat nyaman bukan sekadar ada (sebagai tambahan mereka menggunakan thermostatic shower alias pancuran air yang dilengkapi dengan pengatur suhu).

 

Untuk makan malam, saya keluar dan berjalan kaki ke restoran didekat hotel yang sekali lagi harganya bersahabat dengan tabungan masa depan saya. Malam saya lewatkan dengan tidur yang nyaman dan tentram. Pagi harinya saya memesan menu sarapan saya. Sarapan disini bukan dengan sistem buffet melainkan memilih menu yang sudah mereka siapkan. Ada 6 pilihan menu.

MENU SARAPAN

Setelah memilih menu kita juga bisa memilih entah menikmatinya didalam kamar ataupun di area umum yang terletak disamping resepsionis. Saya lebih memilih didalam kamar. Menyadari bahwa sarapan tersedia untuk 2 orang maka saya mengoptimalkannya. Untuk pilihan pertama saya mencoba English Breakfast Granola Package dan pilihan keduanya jatuh kepada Alacarte Package Korean 2. Saya tidak langsung memakan keduanya, menu pertama saya minta diantar jam 6 untuk sarapan, dan menu kedua saya minta diantar jam 10 untuk makan siang saya. Hari kedua saya memesan English Breakfast Granola Package untuk sarapan dan American Breakfast Package untuk makan siang (karena saya berusaha menghindari nasi dan tidak mau membuang nasi yang dihidangkan). Menurut saya, rasanya sangat nikmat dan memuaskan selera saya.

SARAPAN1

Ya begitulah kira-kira kunjungan saya di boutique hotel ini. Tentu tidak adil jika kita minta fasilitas bintang 5 dan segala kemewahannya. Lagipula, dari segi harga hotel ini sangat direkomendasikan untuk anda yang tidak berbudget terlalu besar dan ingin menikmati bandung. Untuk saya, yang tidak keluar hotel kecuali malam pertama untuk makan malam sebentar saja sangat puas, apalagi mungkin untuk anda yang menyewa kamar hanya untuk sekedar tidur saja dan berencana menghabiskan waktu dengan beraktiftas diluar hotel. Sangat direkomendasikan. Oiya, satu lagi, koneksi wifi-nya sangat bisa diandalkan dan stabil.

Overall, saya pasti akan kembali selama harganya masih sesuai dengan budget saya. Jadi, kalau anda mencari penginapan murah dan bagus di bandung, tempat ini sangat direkomendasikan.

Cheers,

 

Bisnsar Gideon

 

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in random stuff and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s