Waktu

race-against-time

dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Efesus 5:16 TB)

Siang itu saya bersama supir sedang dalam perjalanan ke bandung. Kemacetan membuat saya malas untuk menyetir karena ada banyak hal yang dilakukan dalam perjalanan yang memakan waktu berjam-jam. Orang yang saya akan temui di bandung ini adalah orang yang sangat saya butuhkan untuk kelanjutan sebuah pelayanan yang Tuhan percayakan kepada saya, jadi saya harus sampai sebelum waktunya. Janji temu kami jam 1 siang dan saya berangkat pukul 10 pagi, dengan estimasi 2 jam perjalanan, saya berpikir saya masih punya waktu 1 jam untuk bersantai sebelum bertemu. Tanpa disangka-sangka begitu masuk tol, jalanan begitu macet. Jam menunjukkan pukul 12 dan papan penunjuk jalan masih menunjukkan daerah karawang. Saya hanya punya 1 jam untuk sampai di bandung.

Mobil berjalan begitu cepat karena berpacu dengan waktu. Mobil saya melewati banyak truk yang berjalan sangat lambat karena medan perjalanan yang turun naik dan muatan yang banyak. Ditengah pemandangan yang melewati truk demi truk, saya tiba-tiba berpikir “Apa yah rasanya jadi supir truk? sudah beban berat masih harus melihat kendaraan yang melewati dari sisi kiri dan kanan.” Tiba-tiba saya sadar, saya mungkin lebih frustrasi dari supir truk tersebut, karena saya sedang berpacu dengan waktu untuk janji temu saya. Mungkin supir truk tersebut masih punya berhari-hari untuk menyelesaikan tugasnya sedangkan saya sedang mempertaruhkan kredibilitas saya untuk masalah waktu.

Adalah hal bodoh jika supir truk memaksa kendaraanya untuk mengalahkan mobil saya, mungkin truknya akan rusak dan gagal meyelesaikan tugasnya. Mobil yang berjalan begitu cepat mungkin terlihat begitu nyaman, cepat, dan lincah. Akan tetapi, didalam mobil yang sama ada orang yang sedang dalam rasa panik yang hebat akan masalah yang ada didepan mata. Begitulah hidup, kita bukan dipanggil untuk hidup lebih kencang dari orang lain.

Kita dipanggil untuk menyelesaikan tugas atau panggilan kita. Kita tidak berpacu dengan orang lain, kita berpacu dengan waktu untuk meyelesaikan panggilan kita. Apakah ketika waktu kita berakhir, kita sudah menyelesaikan panggilan kita? Bos kita memberi waktu yang adil untuk setiap hambaNya, Seorang supir truk yang diperintahkan untuk membawa banyak muatan mungkin akan menerima waktu yang lebih panjang, atau  mungkin Bos berkata sudah waktunya supir berhenti dan diganti dengan supir yang lain. Apapun keputusanNya, Bos berdaulat penuh akan hidup setiap hambaNya. Tugas kita adalah memaksimalkan setiap detik yang dianugrahkan kepada kita.

Bulan maret kemarin adalah bulan yang menganggetkan untuk saya. Beberapa orang yang saya rasa hidup dan pelayanannya lebih berguna dan berdampak dibandingkan apa yang sedang saya kerjakan, secara mengejutkan dipanggil Tuhan pulang. Pertanyaan yang timbul adalah, mengapa mereka? Mengapa bukan saya? Saya tidak bisa menjelaskan keputusan Tuhan, karena saya dipanggil untuk percaya lebih daripada untuk bertanya.

Saya tiba dibandung 3 menit sebelum waktu yang ditentukan. Rasanya begitu lega, senang, dan bersyukur. Kami bertemu dan terlibat dalam percakapan yang menyenangkan dan positif. Perasaan yang sama adalah perasaan yang mungkin akan kita rasakan, ketika waktu kita sudah selesai dan kita tahu kita sudah menyelesaikan apa yang kita harus selesaikan. Kita akan duduk dan menikmati hidangan dari Tuhan yang senang karena dengan anugrahNya kita menggenapi panggilan kita.

Ayo maksimalkan setiap detik dihidup kita.

 

Cheers,

Binsar Gideon

 

 

 

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s