Karena aku mencintaiMu

Heart

Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. (Yohanes 14 :15 TB)

Februari adalah bulan penuh cinta. Sebuah periode yang menandakan perayaan cinta terbesar antar umat manusia yang kita kenal dengan valentine. Tulisan saya sebelumnyan pernah membahas sejarah dibalik perayaan valentine. Sebuah cerita yang sebetulnya membahas tentang matinya seorang yang bernama Santo Valentino yang memperjuangkan kebenaran walaupun harganya senilai nyawanya.

Ayat diawal tulisan ini adalah perkataan Tuhan Yesus sendiri yang menggambarkan bahwa kasih kita kepada Tuhan harusnya berbanding lurus dengan ketaatan kita. Motivasi ketaatan kita seringkali memberikan sebuah tanda tanya besar. Seringkali manusia taat didasari akan ketakutan. Saya melihat begitu banyak organisasi atau institusi yang pemimpinnya ditaati karena terkenal akan kekejamannya. Apakah kita taat kepada Tuhan didasari dengan motivasi yang sama? Jika ya, maka apakah gunanya Alkitab berkata, “Didalam kasih tidak ada ketakutan”?

Motivasi pribadi untuk kita bisa taat hanya berujung pada dua kemungkinan, kasih atau ketakutan. Di bulan yang penuh kasih ini, saya ingin mendorong kita kembali kepada hubungan fundamental kita dengan Tuhan. Jauh sebelum ada hukum taurat, Tuhan bersahabat dengan Abraham, Tuhan bergaul karib dengan Henokh. Ada sebuah hubungan yang berada setingkat diatas hubungan tuan dan majikan. Hubungan yang sama dikembalikan Tuhan Yesus pada zaman perjanjian baru ketika Ia berkata “tetapi Aku menyebut kamu sahabat”.

Taukah anda bahwa hubungan yang didasari dengan kasih pasti ada ketaatan? Lihat saja pasangan-pasangan yang sedang dibanjiri cinta. Cintanya kepada pasangannya mendorong dia begitu rupa untuk melakukan hal-hal yang tidak pernah atau tidak mungkin dia lakukan. Allah Bapa pun didorong begitu rupa oleh cintaNya kepada kita, sehingga jIa memilih untuk menempuh jalur kematian AnakNya sendiri.

Apa yang membuat anda begitu semangat pelayanan? Apa yang membuat anda bangun pagi dan berdoa? Apa yang membuat anda memberikan persepuluhan? Apa yang membuat anda melakukan kehendak Tuhan dalam hidup anda? Apakah karena cintamu kepada Tuhan atau karena rutinitas atau bahkan karena engkau takut?

Taatlah kepada Tuhan dalam cintamu kepada Dia yang begitu mencintaimu.

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s