Lemak Rohani

Lemak Rohani

Imam harus membakar semuanya itu di atas mezbah sebagai santapan berupa korban api-apian menjadi bau yang menyenangkan. Segala lemak adalah kepunyaan TUHAN. (Imamat 3 : 16 TB)

Hari-hari ini saya lari adalah pilihan saya dalam berolahraga. Sebetulnya saya malas bergerak tetapi apa mau dikata, lingkar perut yang sudah melewati batas lengkung yang wajar membuat saya berada dalam situasi tanpa pilihan. Selain murah dan tidak membutuhkan berbagai-bagai perlengkapan, olahraga lari bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Kemaren ketika saya berlari di GOR rawamangun, tiba-tiba Tuhan seperti bertanya dengan saya mengenai kondisi manusia roh saya. Mungkin, jika manusia roh saya terlihat, posturnya akan sangat gemuk dan tidak sehat. Penuh dengan “lemak-lemak” rohani.

Sama dengan tubuh kita yang harus bergerak supaya terjadi keseimbangan dengan apa yang masuk dan apa yang keluar demikian juga manusia rohani kita. Bertahun-tahun menerima asupan dari kebenaran Firman Tuhan tanpa pernah bergerak melakukannya akan membuat manusia rohani kita gemuk dan tidak sehat. Gemuk itu tidak menunjukkan tingkat kebugaran seseorang. Bahkan, orang gemuk cenderung mudah untuk terkena serangan pada organ-organ vital didalam tubuh mereka. Lebih dari itu, tanpa pengawasan yang benar maka kegemukan bisa menyebabkan kematian.

Banyak orang yang sudah begitu kenyang dengan Firman Tuhan tetapi berujung pada hidup yang murtad dimana manusia rohnya mati. Mungkin salah satu penyebabnya adalah manusia roh yang terlalu gemuk tanpa pernah bergerak sehingga mengakibatkan manusia rohnya mati secara perlahan.

Asupan yang kita terima jika tidak digunakan dengan benar akan menjadi lemak. Ayat diatas menunjukkan bahwa dari zaman dahulu kala Tuhan sudah meminta bahwa korban bakaran lemak yang ada dari setiap daging adalah milik-Nya. Lalu bagaimana cara kita membakar lemak dan memberikannya untuk Tuhan? Jawabannya sangat sederhana, biarkan manusia roh kita bergerak, jika manusia roh kita diam maka tidak akan lemak yang dibakar untuk Tuhan.

Berlarilah dalam setiap panggilan Tuhan didalam hidup kita, maka kita akan membakar lemak rohani  kita dan memberikannya untuk Tuhan. Bekerjalah di ladangnya Tuhan, maka kita sedang membakar lemak rohani kita. Setiap pergerakan yang manusia roh kita lakukan akan membakar lemak-lemak yang ada dalam manusia roh kita. Sebalikanya jika kita membiarkan manusia roh kita hanya terus-menerus mengkonsumsi tanpa pernah bergerak, maka bahaya menanti didepan mata.

Jika hari ini ada kaca manusia rohani, postur apa yang terlihat?

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s