Dirgahayu Indonesia

Dirgahayu Indonesia

Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. (Mazmur 90 : 10 TB)

Tulisan tentang HUT Indonesia yang ke 70 ini sedikit terlambat, karena dua hari terakhir ini jadwal saya dipadati dengan berbagai kegiatan dan ditambah kondisi badan yang tidak terlalu sehat. Anyway, mari kembali ke topik awal. Atas berkat Tuhan saya sudah pernah menjejakan kaki di beberapa negara, tetapi saya yakin atas kasih karunia Tuhan, maka saya terlahir sebagai warga negara Indonesia. Setiap kali lagu Indonesia Raya dikumandangkan selalu ada getaran di hati saya dan bahkan beberapa kali tanpa sadar saya menitikkan airmata kebanggaan untuk bangsa saya.

Saya bersyukur bisa hidup dan merayakan ulang tahun bangsa Indonesia yang ke 70. Dalam kitab mazmur, Musa menulis bahwa usia manusia adalah 70 tahun, hal ini sedikit aneh karena Musa sendiri hidup selama 120 tahun dan ia meninggal dengan kondisi yang masih sangat sempurna. Musa seolah-olah sedang berkata bahwa 50 tahun perjalannnya menuju usia 120 adalah tahun-tahun dimana dia sadar tidak ada lagi kekuatannya secara manusia yang bisa diandalkan kecuali berharap penuh kasih karunia Tuhan. Saya percaya ada anugrah khusus yang Tuhan berikan untuk bangsa kita dalam menjalani tahun ke 70 dan tahun-tahun kedepan.

Dari hasil otak atik saya secara pribadi, maka angka 70 adalah angka yang menarik. Banyak kemungkinan yang bisa kita lakukan untuk mendapat angka 70, tetapi saya memilih untuk menggabungkan dengan metode perkalian 7 dan 10. Mengapa? Angka 7 adalah angka yang melambangkan Tuhan sendiri. Allah beristirahat dan memberkati bumi di hari yang ke 7, dan kita tahu bahwa tahun Yobel dan tahun sabat berputar di angka 7, dan saya percaya tidak kebetulan bahwa kita sedang dipimpin oleh presiden ke 7. Disisi lain, angka 10 adalah angka yang melambangkan hukum dan ketentuan Tuhan. 10 tenda digunakan untuk mendirikan bait suci, 10 hukum taurat, 10 tulah yang menimpa mesir, 10 gadis-gadis yang membawa lampu, 10 mina, dan masih banyak lagi angka 10 yang lain yang tertulis di Alkitab.

Lewat perhitungan sederhana diatas, saya menyimpulkan bahwa bangsa Indonesia akan memasuki suatu masa dimana anugrah Tuhan akan membanjiri bangsa kita dan pada saat yang bersamaan hukum-hukum dan pemerintahan Tuhan ditegakkan secara nyata. Lalu apa bagian yang harus kita kerjakan sebagai orang kristen? Sederhana sekali, jadilah saluran anugrah Tuhan bagi orang-orang disekitar kita dan terus berdoa untuk mengawal pemerintahan Tuhan diatas bangsa kita.

Sekali lagi, Dirgahayu Indonesia.

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s