Rekomendasi Untuk Beberapa Ayah

fday

Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. (Efesus 6 : 4 TB)

Tulisan saya ini tidak saya tujukan kepada ayah saya (ayah saya adalah orang yang sempurna untuk saya, tidak perduli betapa sempurnanya ayahmu, saya tidak akan menukar ayah saya untuk dengan ayahmu). Tulisan ini saya tujukan kepada ayah-ayah yang tidak bertanggung jawab diseluruh dunia. Minggu kemarin di gereja saya dirayakan Father’s Day, sebuah acara dimana kita biasanya menghargai para ayah. Hari itu saya tiba-tiba berada dalam 1 lift dengan seorang anak kecil. Hanya ada kami berdua dilift itu dan saya memulai pembicaraan.

Saya : “Hai, jangan lupa untuk bilang Happy Father’s Day kepada ayahmu.”

Anak : “Kak, aku malas setiap kali perayaan Father’s Day.

Saya : “Mengapa?”

Anak : “Papa meninggalkan kami dan dia tidak pernah jelas pulangnya, jadi saya selalu malas setiap kali ada perayaan Father’s Day”

Saya : Tenang saja, satu hari pasti papa kamu akan pulang”

Percakapan singkat dengan anak kecil ini membuka pikiran saya. Berbeda dengan orang dewasa yang bisa memutuskan untuk berbahagia, rasa bahagia seorang anak sering kali dipengaruhi oleh berbagai-bagai faktor eksternal yang berada pada orang dewasa disekitarnya. Pada suasana hari ayah seperti sekarang ini saya ingin menghargai setiap dedikasi yang sudah dilakukan para ayah, akan tetapi saya juga ingin mengingatkan kepada setiap laki-laki bahwa memiliki anak bisa disebabkan oleh faktor takdir atau nasib, tetapi menjadi ayah adalah murni sebuah keputusan. Beajar untuk membangun hubungan dengan anakmu, ambil waktu untuk melihatnya bertumbuh. Zaman sekarang manusia lebih menghargai pertumbuhan teknologi daripada pertumbuhan manusia itu sendiri.

Saya teringat akan seorang pendeta yang masa kecilnya begitu berat karena ditinggalkan oleh ayahnya, sampai suatu titik dalam hidupnya, ia pergi kerumah temannya untuk meminjam ayah temannya. Perjumpaan pribadi pendeta ini dengan Tuhan mengubah hidupnya secara luar biasa, tetapi kita tidak bisa menutup mata akan jutaan anak yang hidup tanpa arah karena kehilangan figur ayah dalam hidup mereka.

Kalau kamu seorang ayah yang meninggalkan anakmu baik secara fisik ataupun secara hubungan karena alasan apapun; gunakan momen hari ayah ini untuk kembali. Kamu tidak perlu merasa ragu-ragu akan penerimaan anakmu, karena pada dasarnya mereka mengharapkan kedatanganmu kembali. Belajarlah dari Ayah anak yang hilang, Ia tetap menunggu anak bungsuNya pulang dan mengajak anak sulungNya menikmati pesta.

Lebih dari itu semua, apa yang kamu lakukan bukanlah semata-mata untuk kepentingan anakmu melainkan untuk dirimu sendiri. Merawat anakmu dengan benar adalah kebenaran di mata Tuhan dan kita sebagai barang contoh untuk dunia yang jahat ini dituntut untuk melakukan kebenaran. Pada akhirnya Tuhan akan kembali dan bertanya kepada kita tentang apapun yang dititipkan kedalam hidup kita. Banyak orang berpikir ini hanya masalah talenta, berkat, panggilan, dsb dsb. Saya percaya ini juga berbicara mengenai anak yang Tuhan titip, apakah kamu memendam mereka dalam tanah atau memastikan mereka bertumbuh dan berbuah-buah?

Sekali lagi, selamat hari Ayah.

ps : Jika kamu seorang anak yang ditinggalkan ayahmu, dan kamu membaca tulisan ini. Saya harap kamu tidak membenci ayahmu, karena jika kamu bisa mengerti tulisan ini, kamu seharusnya sudah cukup dewasa untuk bisa mendoakan dan mengampuni ayahmu.

Cheerss,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s