Ke Tempat Yang Dalam

7583941162_038c687db7_b

Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan. (Lukas 5 : 4 TB)

Ayat diatas adalah sedikit kutipan dari banyak ayat di alkitab yang berbicara mengenai kedalaman. Ketika saya membaca ayat itu tiba-tiba Roh Kudus bertanya “apakah kamu tahu mengapa seringkali kita harus ketempat yang dalam?” Biasanya, kita akan beranggapan bahwa ditempat yang dalam ada banyak berkat, ada banyak tangkapan buat kehidupan kita, ada berbagai hal yang kita butuhkan dalam setiap langkah kita dan saya sepenuhnya setuju. Tetapi kemarin Roh Kudus berbicara satu kalimat yang begitu jelas ketika berbicara tentang tempat yang dalam. Ia berkata: “hanya ditempat yang dalam kamu bisa tenggelam”.

Ketika saya masi kecil, saya suka berenang, kolam yang dalam adalah suatu tempat yang biasanya begitu tenang dan bukan untuk anak kecil. Akan tetapi, naluri saya mengajak saya untuk mencoba tempat yang dalam lalu saya mulai berusaha untuk menyentuh dasar dari kolam tersebut. Tanda kedalaman yang biasanya tertulis dipinggir kolam mendorong rasa penasaran saya untuk menyentuh dasar dari kolam tersebut.
Rasul Paulus pernah berbicara 4 dimensi kasih Tuhan yaitu panjang, lebar, tinggi, dan dalam. Seringkali Tuhan membawa kita ketempat yang dalam bukan untuk sekedar menikmati berkatNya tetapi sesungguhnya supaya kita bisa tenggelam dalam kasihNya. Jika memang kita berada di lautan kasihNya sesungguhnya kita tidak perlu takut tenggelam karena ketika kita tenggelam maka lautan kasihNya akan melenyapkan ketakutan kita. Kasih yang murni selalu melenyapkan ketakutan.

Kasih adalah kebutuhan terbesar umat manusia. Semua orang suka akan merayakan kasih bahkan hari ini seluruh dunia merayakan kasih. 2000 tahun yang lalu ada sesosok Pribadi yang harus tenggelam begitu dalam untuk bisa turun kedunia untuk menunjukkan dan menawarkan kasih kepada seluruh umat manusia. Untuk kita bisa merasakan kasih itu kita tidak bisa bermain ditepi pantai kita harus mau bergerak ketempat yang dalam. Di kedalaman akan begitu banyak pemandangan yang indah, ada banyak yang harta karun yang mungkin terpendam tetapi itu bukan tujuan kita melainkan merasakan dalamnya kasihNya untuk setiap kita.

Mari bergerak ketempat yang dalam bukan sekadar untuk kebutuhan, keinginan atau ambisi yang memaksa kita untuk mencari ditempat yang dalam melainkan karena kita ingin tenggelam dalam lautan kasihNya.

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s