Pelajaran dari Bus 213

Bus 213

Pagi ini, adik saya menumpang mobil saya untuk berhenti di satu tempat yang akan saya lewati dalam perjalanan saya ke kantor. Dari tempat tersebut biasanya dia akan melanjutkan perjalanan dengan bus umum nomor 213 sampai ke kampusnya. Semua berlangsung seperti biasa dan kita akhirnya kita hampir sampai di tempat adik saya biasa berhenti. Saat itu kami melihat bahwa ada 2 bus 213 sudah berada didepan kami dan melewati tempat saya biasa menurunkan adik saya.

Saya mengejar bus tersebut dan ternyata agak sulit karena kedua bus tersebut pun saling berusaha mendahuli satu sama lain. Di beberapa titik saya hampir berhasil mendapatkan bus tersebut, tapi hanya sebatas hampir karena mereka juga melaju dengan kencang. Akhirnya, saya berhasil berada tepat di belakang salah satu bus tersebut dan tidak lama kemudian mobil saya dan bus berhenti di satu perempatan karena lampu merah. Adik saya turun dari mobil dan bisa menaiki bus tersebut.

Saat adik saya turun dari mobil, Tuhan berkata: “ini loh nak yang namanya dikejar berkat.” Saya mulai merenung. Lalu saya mulai analogikan bahwa adik saya adalah berkat, saya adalah malaikat pembawa berkat (ge er sedikit boleh lah), bus itu adalah sesuatu yang bergerak dalam jalurnya. Bus 213 itu hanya bergerak di jalurnya saja, tidak mencoba untuk muter-muter lewat trayek yang lain untuk mendapatkan penumpang. Selama dia bergerak maka akan ada berkat yang ikut.

Kapan berkat itu bisa didapatkan? Pada saat bus itu berhenti. Dalam kasus saya pagi ini, bahkan lampu merah memberikan berkat buat bus tersebut. Mungkin dalam hidup kita ada banyak lampu merah yang sepertinya menghentikan kita, tapi jangan marah dahulu, lihat ke belakan dan sadarilah bahwa ada berkat yang sedang masuk kedalam hidupmu. Tetapi jangan lupa bahwa berkat itu hanya akan dirasakan ketika bus itu tetap berjalan ke tujuannya tidak hanya diam ditempat.

Sama dengan hidup kita, bergeraklah sesuai dengan trayek yang Tuhan tetapkan. Ketika dalam perjalanan menuju garis akhir, kita akan menjumpai banyak berkat dalam perjalanan sedang menunggu untuk kita jemput dan bahkan ada banyak berkat yang tidak kita sadari sedang mengejar kita.

 

Selamat diberkati,

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Kesaksian Saya and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s