Besar Dihadapan Allah

SONSHIP

Tetapi Samuel yang muda itu, semakin besar dan semakin disukai, baik di hadapan TUHAN maupun di hadapan manusia. (1 samuel 2 :26 TB)

Kutipan ayat diatas menjelaskan kepada kita bahwa pertumbuhan kita dinilai oleh 2 pribadi yaitu manusia dan Allah sendiri. Alkitab menjelaskan bahwa nabi Samuel bertumbuh dihadapan Tuhan dan manusia.

Gambar yang saya pajang diatas adalah gambar John F Kennedy dengan JFK Jr dan SBY dengan Agus Yudhoyono. Gambar itu menjelaskan adanya perbedaan sikap dari  JFK Jr dan Agus ketika bersama dengan ayahnya masing-masing. Perhatikan bahwa keduanya meyandang status anak seorang penguasa negri, tetapi sikap mereka saat bersama dengan ayahnya sangat berbeda. Gambar JFK Jr terlihat sangat menggemaskan dan lucu sedangkan pada gambar Agus terlihat begitu serius walaupun mereka saling melempar senyum. Sikap Agus bukanlah pertanda bahwa ia adalah pribadi yang kaku yang tidak akrab dengan ayahnya.

Tingkat kedewasaan kita dihadapan Tuhan menentukan sikap kita dihadapan Tuhan. Saya rasa hampir tidak mungkin seorang Agus akan berpose seperti JFK Jr ketika ayahnya sedang bekerja. Sikap JFK Jr pun tidak salah karena memang usianya “mengijinkan” dia untuk bersikap seperti itu. Pertanyaanya adalah “apakah dalam kehidupan rohani, kita mau terus-terus seperti bersikap JFK jr atau kita ingin seperti Agus ?”. Saya pribadi memilih seperti Agus dan tidak hanya berhenti sampai disitu saja melainkan terus menerus bertumbuh menjadi pribadi yang “besar dihadapan Tuhan”.

Ini adalah tulisan yang saya dedikasikan untuk diri saya sendiri di hari ulang tahun saya. Terlihat seperti dikuasai roh narsis tetapi tidak sama sekali. Ini adalah pesan Tuhan untuk saya yang saya terbeban untuk bagikan. Saya yakin kita semua pasti akan semakin bertambah umur, tetapi semoga bukan hanya umur jasmani kita yang bertambah melainkan umur rohani kita. Saya berdoa kita semua mengalami suatu pertumbuhan ilahi dihadapan Tuhan.

Dalam beratnya menghadapi padang gurun dan cobaan dari Iblis, Tuhan mengutip firman yang berkata bahwa manusia bukan hidup dari roti saja melainkan dari firman yang keluar dari mulut Allah. Hal ini menjelaskan bahwa roti memberikan kita pertumbuhan secara daging tetapi firman Allah memberikan kita pertumbuhan secara rohani.

Tuhan yang sama juga berjanji bahwa selama kita di dunia, suatu saat nanti kita akan melakukan perkara-perkara ajaib. Lebih daripada yang Ia sendiri lakukan. Firman itu bisa digenapi kalau kita mau bertumbuh dihadapan Tuhan sehingga Ia bisa mempercayakan kita hal-hal yang lebih besar. Tidak salah menjadi “JFK Jr” tetapi tidak selamanya kita berada di level itu.

Happy Birthday to Me.

Cheers,

 

BG

 

 

 

 

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s