Stabil

inscribed

Masa keamanan akan tiba bagimu; (Yesaya 33 : 6 TB)

Penggalan ayat diatas berbicara kedalam hidup saya pagi ini, dalam terjemahan NET biblenya dikatakan seperti ini, “He is your constant source of stability”  (Isaiah 33 : 6 NET) yang jika diartikan langsung akan berbunyi seperti ini “Dia adalah sumber kestabilanmu yang tetap”.

Kebenaran ini sebenarnya adalah kebenaran yang sangat sederhana dan cenderung membosankan karena sudah menjadi seperti “kaset rusak” dalam hidup saya karena terus-menerus diulang oleh banyak orang dan bahkan Roh Kudus sendiri.

Saya bukanlah penggila otomotif bahkan bisa dikategorikan buta otomotif hanya bisa mengendarai saja itupun dengan kemampuan yang pas-pasan tetapi saya suka sekali menonton acara TOP GEAR di BBC. Acara ini mengemas dunia otomotif dengan sangat menarik dan lewat acara ini saya bisa sedikit belajar tentang apa arti kata dari stabil.

Ketika mobil-mobil mahal yang bagus melewati lubang maka sistem pegas dan pernya akan berfungsi sedemikian rupa sehingga badan dari mobil tersebut stabil sehingga penumpang yang ada didalam tidak merasa hentakan yang berarti, hal yang sama juga berlaku ketika melewati tikungan tajam, sistem pada mobil tersebut akan memastikan bahwa penumpangnya akan tetap nyaman. Berbeda dengan mobil saya, pada kecepatan tertentu walauapun di jalan tol maka akan ada terasa sedikit bergoyang yang mengganggu.

Untuk merasa aman kita butuh sesuatu yang stabil. Bahwa kekayaan bisa menjadi sumber keamanan itu betul, amsal pun menyatakan demikian. Bahwa pasangan hidup bisa menjadi sumber keamanan itu pun juga betul, amsal pun juga menuliskannya. Bahwa pendeta bisa menjadi sumber keamanan itu juga betul karena kitab markus menyatakannya, begitu pula dengan banyak hal dalam hidup kita yang bisa menjadi sumber keamanan dan saya pasti sependapat dengan argumentasi anda,

Lalu dimana letak perbedaanya dengan Tuhan ? sederhana sekali, TUHAN ITU STABIL yang lain tidak karena mereka sangat mungkin untuk tidak ada pada saat kita butuhkan dan mereka sama seperti kita yang mudah untuk mengecewakan. Berbeda dengan Tuhan, pada saat siang menerpa kita Ia adalah tiang awan, pada saat malam menutup langit Ia adalah tiang api. Ia tidak bergeser dari tahtaNya, tidak membuat kesalahan ataupun mengecewakan kita, Ia setia walau kita tidak setia. Ia bekerja semalam-malaman membelah laut merah ketika Musa mengangkat tangan tanda menyerah.

Mau cari sesuatu yang stabil ? Cari Tuhan.

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s