Mengawal Bangsa

original

“Yesus berkata kepada mereka: “Cawan-Ku n  memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.”  (Matius 20 : 23 TB)

Hari ini segenap bangsa Indonesia sudah menyelesaikan tugasnya untuk menyalurkan hak suaranya untuk menentukan siapa yang harus menjadi nahkoda kapal besar yang terdiri dari ribuan pulau, suku, ras, bahasa, dan kebudayaan selama 5 tahun kedepan. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan menjaga penuh bangsa kita sampai saat ini. Pesta kebangsaan ini berhasil diselenggarakan oleh negara dengan aman dan tentram.

Namun iblis tetaplah iblis, selama bumi masih ada demikianlah makhluk yang satu ini akan terus mencuri, membunuh, dan membinasakan ciptaan Tuhan lainnya. Mereka bekerja sangat giat serta terus mengaum tanpa henti untuk mencari siapapun yang bisa ditelannya. Bangsa kita adalah bangsa yang Tuhan percayakan untuk menjaga gerbang timur dari dunia ini, kalau kita belajar geografi tentu kita paham bahwa papua adalah pulau yang terletak di timur dunia. Lewat firmanNya Tuhan berkata bahwa :

“Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.” (Matius 24 :27 TB)

Dari kutipan ayat diatas bahwa bangsa kita yaitu Bangsa Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menggelar pesta kedatangan Tuhan yang kedua kalinya. Untuk sebuah bangsa yang ditetapkan Tuhan memiliki destiny sebesar itu, tentulah iblis tidak akan diam dan mencoba segala cara untuk membuat bangsa kita kehilangan panggilannya.

Saya bukanlah pendukung salah satu capres walaupun saya tetap menggunakan hak pilih saya. Karena menurut saya tidak ada manusia yang bisa menyelamatkan Indonesia dan revolusi mental bukanlah solusi untuk menjadi Indonesia yang lebih baik, Indonesia hanya bisa diselamatkan oleh Yesus saja dan didalam keselamatan yang Yesus berikan bukan mental kita yang direvolusi melainkan keseluruhan manusia batin kita dijadikan ciptaan yang baru. Kesimpulannya, INDONESIA BUTUH YESUS.

Tadi waktu saya menyembah, Tuhan ingatkan saya kutipan ayat diatas mengenai permintaan ibu dari Zebedus untuk anaknya bisa duduk di sebelah Allah. Menghadapi permintaan itu, Yesus menegur mereka bahwa orang yang bisa duduk di posisi tertentu adalah kehendak murni dari Allah sendiri. Bahwa hari ini kedua belah pihak menganggap mereka adalah pemenang, saya hanya mau mengingatkan kepada semua teman-teman khususnya yang sayang sama bangsa ini dan merasa terpanggil untuk ada dalam kereta perjalanan bangsa ini menuju destiny-nya, tolong tidak usah broadcast atau melemparkan isu-isu yang hanya membuat situasi di alam roh tak terkendali dan panas. Tidak perlu meminta seluruh bangsa dan tanah air untuk mengawal KPU (percayalah sudah ada orangnya), tolong teman-teman kawal bangsa ini dalam doa, perkatakan hal-hal baik atas bangsa ini, deklarasikan ada damai Tuhan dan sejahtera Tuhan atas bangsa ini. Kawal orang-orang pilihan Tuhan didalam roh(bukan di bbm, fesbuk, atau twitter) sampai mereka masuk kedalam pemerintahan, ini bukan saja mengenai presiden, ini juga menyangkut kabinet dan seluruh penyelenggara negara di Indonesia ini.

Mari perangi roh dibelakang dan yang menunggangi semua pihak-pihak yang mereka-rekakan hal yang buruk buat bangsa ini, jangan malah memperkeruh suasana dengan menabur benih kebencian terhadap orang-orang tertentu. Yusuf tidak pernah membela haknya dihadapan saudara-saudara sedarahnya, dia percaya apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidupnya semuanya baik. Teman-teman demi kasih Tuhan, saya mau mengingatkan mari kerjakan bagian kita di bangsa ini, jangan membela pribadi, bela bangsa ini dihadapan Tuhan! nanti Tuhan yang akan membela pribadi yang Ia tetapkan untuk menjadi pemimpin atas bangsa ini.

Aku yang mencintai bangsa Indonesia.

 

Cheers,

 

BG

 

 

 

 

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s