Undangan Untuk Roh Kudus

”Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” (Yohanes 16:6-7 TB)

Malam itu saya sedang mengikuti satu sesi mingguan praise and worship yang memang biasa saya ikuti secara rutin, tiba-tiba sebuah lagu mengalir dari mulut sang worship leader, lagunya memiliki lirik sebagai berikut :

Come Holy Spirit fall in this place, I need more and more of you, …(pasti anda membaca sambil menyanyi kan 🙂 ), lagu tersebut berisikan sebuah undangan untuk satu pribadi yang menurut saya sangat luar biasa unik namanya Roh Kudus, lirik lagu tersebut menceritakan bahwa betapa hausnya kita akan urapan dan jamahan Roh Kudus. Suatu lagu yang memiliki makna luar biasa, dan tidak heran beberapa peserta larut dalam penyembahan bahkan tanpa disadari air mata mengucur deras.

Tiba-tiba Tuhan tanya sama saya,

“Nak, kamu yakin kamu mau mengundang Roh Kudus datang ?”

Saya Jawab “Yakin dong Tuhan, memangnya kenapa ?”

Tuhan tanya lagi “Apakah kamu tahu bahwa ketika Roh Kudus datang, seringkali banyak rencana kita, keinginan kita, dibelokan olehNya, kamu masih mau mengundangNya?”

Saya pun diam, tak bisa menjawab.

Saya belajar, bahwa seringkali kita mengundang Roh Kudus untuk datang tetapi tidak pernah menghargai kedatanganNya, Roh Kudus hanyalah sepiring hidangan penutup setelah kita menikmati seluruh hidangan utama dengan berlimpah-limpah. Seringkali Roh Kudus hanyalah pribadi yang kita harapkan untuk bernegosiasi dengan Allah Bapa untuk membubuhkan tanda tangan pada “mega-project” kehidupan yang kita rancang sendiri.

Namun, Dia tetap tidak bisa mengingkari bahwa Ia adalah pribadi yang lembut, walaupun kedatanganNya hanya akan membuat Dia duduk menyendiri di pojok ruangan karena yang empunya acara sudah memiliki sejumlah hal yang harus dikerjakan sendiri. Betapa sedihnya Roh Kudus ketika teriakan haus dan lapar akan pribadiNya hanyalah sebuah hapalan lirik lagu dan musik yang membuat suasana begitu sendu.

Ketika kita mengundang Dia, pastikan Dia tidak sekedar dilibatkan tetapi Dia lah yang sesungguhnya memiliki acara dan adalah sebuah kehormatan yang tak tergantikan untuk dikunjungi oleh Roh Kudus dan bisa mentaati tuntunan dan arahanNya dalam kehidupan kita.

Bukankah Paulus memperingati jemaat Efesus untuk tidak medukakan Roh Kudus ?

Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. (Efesus 4 : 30 TB)

Cheers,

 

BG

 

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s