Apa Ceritamu ?

Heaven

Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. (Yohanes 14 : 2 TB)

Mungkin judul diatas terdengar umum ditelinga kita karena judul tersebut adalah tag line dari iklan komersial dari sebuah produk yang sering wara wiri di banyak media. Alasan saya menulis ini adalah karena ada satu keinginan kecil di hati saya yang sering muncul. Sebuah keinginan yang mungkin terdengar menakutkan karena keinginan tersebut adalah  keinginan untuk mati (orang banyak bilang kata “mati” itu kurang elok didengar ketika objeknya adalah manusia, tapi saya sebenarnya tidak terlalu setuju karena Alkitab pun menggunakan lebih banyak kata “mati” dibanding “meninggal”)

Keinginan ini terdengar aneh bukan? Tapi sejujurnya ada saat-saat dimana saya berguman halus dalam hati saya bahwa saya ingin mati. Alasan saya ingin mati bukanlah karena setumpukan masalah yang sepertinya tidak pernah kunjung usai melainkan merupakan pemikiran sangat sederhana yaitu saya ingin bercengkrama dengan Tuhan secara langsung muka dengan muka tanpa harus dibatasi dimensi daging.

Saya sangat penasaran dengan surga dan segala isinya terlebih ada sebuah fakta yang tidak pernah berhenti untuk menstimulasi saya untuk berpikir bagaimana manusia yang begitu cepat bosan terhadap segala hal akan menghabiskan keabadian di surga nanti dan sudah tentu tidak akan ada kebosanan di sorga nanti.

Ketika saat itu tiba mungkin saya akan mengunjungi setiap rumah dari semua tokoh alkitab dan mendengar cerita mereka secara langsung tentang apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup mereka dan pastilah ada cerita tambahan yang tidak tertulis di Alkitab.

Namun tiba-tiba semua imajinasi saya berhenti karena Roh Kudus bertanya kepada saya dengan pertanyaan sederhana :

Nak, seandainya kamu selesai mendengar cerita dari tokoh alkitab tersebut dan diujung dari percakapan tiba-tiba tokoh alkitab itu bertanya “Gideon, apa ceritamu ?” Apa yang akan kamu ceritakan?

Sebuah pertanyaan yang membuat saya berpikir keras, dan untuk saat ini saya tidak tahu harus menjawab apa. Saya sangat bersyukur akan karunia keselamatan yang Dia berikan secara cuma-cuma, namun tentunya keselamatan itu bukanlah satu-satunya alasan saya lahir, jika itu satu-satunya alasan maka ketika saya selesai dibaptis pastilah Tuhan memanggil saya pulang. Pastilah ada cerita yang Tuhan ingin tulis dalam buku keselamatan saya.

Sebuah pertanyaan yang menyadarkan saya untuk membuka pintu hati saya lebih lebar untuk Tuhan bisa menulis lebih lagi dalam hidup saya :).

Apa ceritamu ?

Cheers,

 

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s