Perjanjian Ketaatan

1165692-samson

“…..Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.” (Hakim – Hakim 16 : 20 TB)

Ada seorang tokoh di alkitab yang menurut saya sangat unik yang bernama Simson. Simson ini adalah satu-satunya tokoh alkitab yang punya kekuatan diatas rata-rata manusia biasa dalam tokoh komik mungkin nama HULK adalah tokoh yang memiliki kemiripan dari segi kekuatan. Alkitab mencatat dia berhasil mencabik-cabik singa dengan tangan kosong, membunuh seribu orang dengan tulang rahang keledai muda dan bahkan ada satu peristiwa dimana Simson merasa kehausan dan Allah sendiri yang membelah gunung batu untuk memberi Simson minum. Semuanya itu ia dapatkan dengan instan tanpa latihan dan didikan, hanya satu hukum yang ia tidak boleh langgar yaitu “DILARANG POTONG RAMBUT”.

Kemampuan yang diatas rata-rata ini membuat Simson memiliki karir yang melesat dengan menduduki puncak pimpinan tertinggi bangsa Israel yaitu sebagai hakim dan apapun yang dia inginkan selalu dia dapatkan. Melalui semuanya itu, Simson tumbuh menjadi seorang yang arogan dengan cara hidup semau dia dan menolak setiap didikan dalam hidupnya.

Kekuatan Simson yang sejati bukanlah pada rambutnya melainkan pada penyertaan Allah, perhatikan bahwa setiap kali Simson melakukan hal yang ajaib selalau dimulai dengan kata “Maka berkuasalah Roh Allah atas Simson…”. Rambut Simson adalah lambang dari perjanjian ketaatannya dengan Allah. Selama Simson taat, selama itu pula ruang kerja Allah dalam hidupnya luar biasa besar, namun ketika perjanjian ketaatannya hilang dari hidupnya, Allah tidak bisa berbuat banyak.

Apa yang membuat Simson jatuh ? sederhana sekali jawabannya “tangisan seorang wanita yang bernama Delila”. Bacalah seluruh kisah hidup Simson maka anda akan menjumpai bahwa diawal perjalanannya dengan Tuhan, tangisan wanita juga lah yang membuat Simson harus takluk dalam teka-teki yang ia buat sendiri. Simson tidak belajar dari kegagalan yang pertama yang mengakibatkan harga yang harus ia bayar di kegagalannya yang kedua sangat mahal. Matanya dicungkil (ia kehilangan visi sejati dalam hidupnya), dan ia harus mengirik gandum ditengah kebutaannya. Sebuah kondisi yang mau tidak mau membuat dia belajar mahalnya dari harga ketidaktaatan dan mungkin di kondisi itu Tuhan bisa berbicara banyak pada Simson.

Hari ini begitu banyak yang orang yang merasa kuat seperti Simson, apakah salah dengan kekuatan itu ? tentu tidak karena kekuatan itu merupakan anugrah dan janji dari Allah sendiri. Masalahnya adalah ketika orang menjadi kuat sering kali ada roh kesombongan yang membuat orang tersebut menolak didikan Allah.

Hari ini jangan pernah potong perjanjian ketaaatanmu kepada Allah dan terimalah didikannya hingga karunia Yusuf menjadi bagian dalam hidupmu

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s