Hari Kasih Sayang

St.-Valentine

Kasih itu ……. tidak mencari keuntungan diri sendiri…… (1 Korintus 13 : 4-5 TB)

Seperti biasa hari ini saya mengantar adik saya ke sekolah, ditengah perjalanan dia menawarkan saya kitkat, berhubung saya tidak begitu suka kitkat buatan dalam negri jadi saya menolak. Tidak lama kemudian dia menunjukkan satu kantong berisi kitkat sambil menjelaskan bahwa nanti di kelasnya akan saling bertukar coklat untuk merayakan hari kasih sayang, kemudian dia menceritakan bahwa di supermarket tempat dia membeli kitkat tersebut kehabisan coklat karena banyaknya pembeli.

Tidak lama setelah setelah adik saya turun, saya mulai berpikir tentang apa yang sebenarnya begitu berharga pada sejarah akan hari kasih sayang ini sampai supermarket kehabisan bisa kehabisan coklat. Kisah cinta apa yang menjadi dasar dari perayaan kasih sayang ini, dengan kemampuan bahasa inggris yang dibawah rata-rata saya pun mulai mempelajari sejarahnya dan Roh Kudus membukakan mata saya akan apa yang harusnya kita ingat akan setiap tanggal 14 Februari sepanjang hidup kita.

Tradisi perayaan ini dimulai di zaman romawi, kala itu pemimpin Roma adalah Kaisar Claudius, seseorang yang sangat kejam dan ambisius. Dia begitu gila akan peperangan dan membutuhkan begitu banyak prajurit untuk melakukan ambisinya. Suatu hari dia membuat undang-undang yang melarang orang muda untuk menikah karena kelak ketika mereka akan menjadi prajurit mereka akan bertempur dengan gagah berani karena mereka tidak perlu memikirkan tanggung jawab moral terhadap keluarga yang ditinggalkan.

St. valentine menentang undang-undang ini karena dia merasa bahwa pernikahan adalah sakramen kudus yang adalah dari Allah sendiri, secara diam-diam Ia menikahkan banyak anak-anak muda yang mengasihi pasangannya. Akhirnya apa yang dia kerjakan tercium oleh pemerintah dan Ia ditangkap. Kaisar Claudius begitu tertarik dengan St. valentine dan membujuknya untuk meninggalkan iman kekristennya dan menganut penyembahan berhala yang pada waktu itu masih marak, terhadap bujukan itu St.Valentine bukan hanya menolak melainkan Ia berusaha untuk membuat Kaisar Claudius bertobat dan berbalik kepada Yesus, suatu tidakan berani yang akhirnya membuat St. Valentine dipenjara.

Penjaga penjara St. Valentine adalah seseorang yang bernama Asterius dan memiliki seorang putri yang menderita kebutaan. St. Valentine mendoakan putri tersebut dan putri tersebut sembuh. Singkat cerita, Asterius begitu tersentuh akan kasih Tuhan lalu Ia dan  44 anggota keluarganya bertobat dan menjadi Kristen. Akhir dari cerita hidup St.Valentine adalah kematian dengan cara dipenggal karena Ia berpegang teguh akan imannya.

Saya bukannya anti dengan segala tindakan romantis dari banyak pasangan yang khususnya belom menikah di hari Valentine ini seolah-olah dunia hanya milik berdua dan tampak begitu indah. Suatu tindakan yang kadang sangat sulit untuk dibedakan apakah itu nafsu untuk memiliki atau benar-benar dari dasar kasih, saya hanya menyarankan jangan sampai kita punya pandangan yang salah terhadap kasih itu, Roh Kudus mengajarkan saya bahwa makna dari Valentine adalah kasihmu terhadap Tuhan tidak akan pernah luntur walau penjara dan kematian adalah harganya.

Bukankah Tuhan sendiri berfirman.

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya (Yohanes 15 :13 TB)

Ayat ini harusnya dipandang dari dua sudut pandang, pertama Tuhan adalah sahabat kita dan Ia sudah memberikannya nyawanya pada kita. Pertanyaanya adalah, apakah kamu sahabat Tuhan ? Persahabatan itu selalu melibatkan kedua belah pihak.

Selamat hari kasih sayang,

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s