JawabanNya Tidak

IsayNO

Saat itu saya sedang mendengarkan lagu “Jesus it is You” dari True Worshipper, saat irama demi irama dari lagu itu mulai mengalir. Roh Kudus berbicara kepada saya, Dia bilang gini :

“Coba kamu perhatikan Lot, suatu hari dia mendapat berkat yang lebih besar dari Abraham”.

Lalu Roh Kudus mulai membawa saya dalam perenungan akan hidup dari tokoh alkitab di perjanjian lama ini sampai saya tiba pada satu momen didalam hidup Lot dimana dia harus berpisah dari Abraham karena perselisihan gembala dombanya. Lot mendapat berkat untuk bisa menentukan tempat tinggal terlebih dahulu dibanding Abraham, bayangkan jika anda dan teman anda terjebak di gurun pasir, tiba – tiba ada seseorang yang menawarkan 2 gelas air untuk anda berdua, satu berisi air dingin yang jernih sedang satu gelas lagi berisi air panas yang butek. Tiba-tiba teman anda berkata, “silahan kamu pilih duluan, aku kan minum sisanya”. Berkat bukan ?

Terhadap “berkat” tersebut Lot memilih Sodom dan Gomora, sebuah pilihan yang membawa konsekuensi yang sangat mengerikan, Lot inces dengan anak-anaknya. Hubungan inces ini sangatlah menyedihkan, tetapi yang lebih menyedihkan adalah ide untuk inces ini datang dari kedua anak Lot bukan dari Lot. Berkat tersebut ternyata membawa kehancuran kepada Lot karena sebetulnya Lot belom siap untuk menerima berkat tersebut. Lot kehilangan segalanya, dari mulai Tuhan, keluarga, dan sampai seluruh harta bendanya.

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam SEGALA hal keinginanmu kepada Allahdalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4 : 6 TB)

Alkitab sendiri memerintahkan kita untuk menyatakan SEGALA keinginan (baik daging atau roh) kepada Tuhan. Tetapi jangan lupa bahwa ayat ini diawali dengan jangan kuatir terhadap apapun termasuk terhadap apa yang menjadi jawaban akan dari keinginanmu.

Kapan anda terakhir kali berterima kasih untuk hal-hal yang anda minta kepada Tuhan tetapi Tuhan tidak kabulkan ? Salah satu alasan kenapa Tuhan mau mati di kayu salib adalah karena Dia mau menunjukkan bahwa yang terbaik yang Dia punya yaitu hidupNya Dia sudah berikan. Tidak mungkin ada permintaan yang lebih tinggi daripada nyawa, karena nyawa itu tidak ternilai harganya. Dosa manusia meminta nyawa Tuhan sendiri dan dengan penuh kesadaran dan cinta, Tuhan mengabulkan permintaan ini. Kalau Tuhan berkata tidak untuk permintaan doamu maka Ia tahu bahwa kalau ini diberikan kepadamu maka mungkin Tuhan akan kehilangan anda, karena cintaNya kepada anda begitu kuat maka Ia memilih untuk berkata tidak.

“Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nyasendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? ” (Roma 8:32)

Coba renungkan, seandainya Lot bisa mengulang hari dalam hidupnya, hari apa yang akan dia pilih? Menurut saya, Lot akan mundur ke hari dimana dia ditawarkan “berkat” tersebut dan memilih untuk ikut Abraham serta menyuruh para gembala dombanya untuk menghormati gembala domba Abraham supaya ia bisa tetap berada didekat Abraham.

Belajarlah bersyukur untuk apapaun yang menjadi jawaban dari doamu.

Cheers,

 

BG

 

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s