Kasih Tanpa Kondisi

gods-unconditional-love

….karena cinta kuat seperti maut, … (Kidung Agung 8:6 TB)

Pagi ini saya ditemani biskut tango rasa coklat dan teh manis hangat, suatu kombinasi yang pas karena diluar cuacanya tidak begitu bersahabat karena hujan deras. Cuaca seperti ini sudah berlangsung beberapa hari terakhir ini, membuat beberapa aktifitas saya sedikit terganggu, untunglah pagi ini saya sudah duduk manis dikantor ketika hujan belom begitu deras.

Dikantor saya mengerjakan sedikit materi untuk acara pembukaan tahun 2014. Semua berjalan sangat normal, sampai tib-tiba Roh Kudus mengingatkan saya satu kebenaran yang menurut saya sangat sederhana. Dia bilang gini :

“Kamu tau gak? waktu Tuhan mati di kayu salib ribuan tahun yang lalu ada nama seluruh manusia termasuk kamu yang tertulis didalam aliran darahnya yang tercurah membasahi bumi”

Saya merenungi perkataan tersebut, sampai saya tiba pada satu kesimpulan, inilah yang namanya “Unconditional Love” yang dalam terjemahan kasarnya “Kasih tanpa kondisi”. Kenapa dibilang tanpa kondisi ? Karena pada saat Tuhan mati buat saya, Dia gak mikir apakah nantinya saya akan terima kasih itu yang penting Dia lakukan aja, dan selama nafas saya masih berhembus Dia tetap mengetuk pintu hati saya untuk memberi kasih itu. Saya yakin banget yang bikin Tuhan bisa kuat bisa menjalani setiap siksaan dalam proses penyalibanNya adalah cinta-Nya sama kita.

Kalau dipikir-pikir kita adalah ciptaan Tuhan tapi malah Dia yang ada diluar keujanan, kepanasan, banyak nyamuk, kotor, berbau, menjijikan karena Dia berdiri di luar hati kita dan terus mengetuk. Sementara kita didalam enak-enakan dengan hidup kita yang penuh dengan dosa.

Suatu kebenaran yang benar-benar menghangatkan pagi saya. Mata saya berkaca-kaca untuk kehangatan  pagi yang Dia berikan ditengah cuaca dingin, terima kasih Tuhan buat semuanya. Semoga kamu merasakan hal yang sama :).

Cinta Tuhan itu begitu besar sampai Dia yakin banget bahwa suatu saat kita akan menerima cinta-Nya.

Cheers,

 

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s