Tulah Mesir

Egypt

“Tetapi Aku tahu, bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi, kecuali dipaksa oleh tangan yang kuat.” (Keluaran 3 : 19 TB)

 

Ketika anda membaca judul dari tulisan saya kali ini, pastilah banyak dari anda akan mengasosiasikan judul tersebut usaha Tuhan untuk membebaskan bangsa Israel dari ratusan tahun perbudakan di Mesir. Tuhan menghajar bangsa Mesir begitu rupa melalui 10 tulah atau hukuman karena mereka bersikeras untuk tidak melepaskan bangsa Israel.

Seringkali, anda dalam konteks cerita ini diasumsikan adalah bangsa Israel yang merupakan umat pilihan Tuhan yang harus bebas dari perbudakan dosa atau sistem dunia. Saya tidak menyalahkan hal itu karena itu 100 persen sangat benar. Akan tetapi ketika saya sedang membaca runutan peristiwa dari mulai pengutusan Musa sampai kepada peristiwa yang dialami oleh bangsa Mesir pada saat itu, sepertinya Tuhan menaruh sesuatu di hati yang begitu menggelitik.

Sekarang, coba berhenti sejenak untuk menganggap kita adalah bangsa Israel dan mulai membayangkan kita adalah bangsa Mesir. Apa sih yang Tuhan minta? sebenarnya mudah karena hanya sebatas membebaskan bangsa Israel,  permasalahannya adalah selama periode yang cukup panjang bangsa Mesir begitu nyaman dengan bantuan dan pekerjaan yang dilakukan oleh bangsa Israel. Alkitab mencatat bahkan kota perbekalan Mesir pun dibangun oleh bangsa Israel.

Ketika anda membaca tulisan ini, ada sesuatu pertanyaan yang saya ingin ajukan yaitu “Hal apa atau siapa dalam hidupmu yang Tuhan minta untuk anda lepaskan?” jawabannya bisa saja harga dirimu, kehormatanmu, karirmu, kecanduanmu, kenyamananmu, mungkin lingkungan pertemananmu, atau mungkin bahkan “kekasih hatimu” yang kamu tahu dia bukan dari Tuhan, jawabannya hanya anda dan Roh Kudus yang tahu. Saya tidak ingin menghakimi siapapun karena saya percaya kita semua sama-sama debu dan tanah dihadapan Tuhan.

Saya hanya ingin membagikan bahwa apapun itu dalam hidupmu adalah milik Tuhan, kalau Tuhan minta lepaskan, jangan keraskan hatimu. Kekerasan hati bangsa Mesir pada saat itu membuat mereka kehilangan begitu banyak hal dalam hidup mereka, dan yang paling parah adalah kematian seluruh anak sulung di Mesir yang merupakan simbol dari hak kesulungan. Saya bisa menulis artikel panjang untuk menulis seberapa pentingnya hak kesulungan bagi setiap orang tetapi intinya adalah lepaskan apa yang Tuhan minta anda untuk lepaskan, jangan malah melepaskan Tuhan karena hanya Tuhan yang tidak akan melepaskan anda. Pada akhirnya secara terpaksa dan begitu sakit bangsa Mesir melepaskan juga bangsa Israel. Saya berdoan semoga tidak ada dari kita yang harus membayar harga begitu mahal untuk sebuah ketaataan.

 

Selamat melepaskan,

 

Cheers,

 

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s