Hosanna

hosanna

 

Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!” (Matius 21 : 9 TB)

Ketika saat teduh pagi ini, saya memainkan refrain dari lagu “Ujilah Aku Tuhan” liriknya seperti ini :

Kunyanyi hosanna
Bagi Rajaku yang duduk di takhta
Aku muliakan dan kuanggungkan
Kau layak disembah

Ketika saya sedang bernyanyi, Tuhan seperti mengingatkan saya suatu situasi 2000 tahun yang lalu dimana seluruh penduduk Yerusalem bersorak-sorai menyambut kedatangan Yesus di kota mereka. Mereka menyambut dengan begitu antusias, mereka meletakaan baju mereka, mereka meletakaan ranting-ranting hijau ditempat dimana Yesus diarak. suatu simbol dari sukacita yang luar biasa dari penyambutan Yesus, mereka meletakkan segala sesuatunya yang ada pada mereka saat itu dihadadapan Yesus. Tetapi aneh, ditengah pesta-pora penyambutan kedatanganNya, Lukas mencatat :

Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia MENANGISINYA, kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu. Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan, dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau.” (Lukas 19 : 41-44)

bahkan lebih jauh lagi, Yesus tidak bermalam di kota itu. Ia memilih keluar dan tinggal di Betania.

Orang-orang yang sama yang menyambut Yesus, adalah orang-orang yang sama yang menyalibkan Yesus di Matius 26. Hanya berjarak 5 pasal dari orang yang menyambut Yesus menjadi pembunuh Yesus dan lebih memilih membebaskan Barabas. Hosanna itu artinya “Selamatkan kami, inilah doa kami “, bangsa Israel berpikir bahwa Yesus adalah orang yang akan membebaskan mereka dari penjajahan bangsa romawi. Kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi. (Lukas 24 : 21 TB)

Bukankah kebanyakan dari kita seperti itu ?. Ketika di gereja, persekutan, atau komsel kita sepertinya “meletakkan” semuanya di kaki Yesus. Tetapi, ketika Ia menyampaikan apa yang menjadi pikiranNya, kita mahkotai Dia dengan duri, ketika tangannya ingin mengajar kita, kita paku tanganNya. Ketika kakinya mengarahkan jalan mana yang harus kita tempuh, kita malah memaku kakinya. Ketika lambungnya mau mencerna makanan untuk rohani kita, sikap kita malah menusuk lambungnya. Lebih jauh lagi, kita membiarkan barabas didalam hidup kita bebas berkeliaran.

Hal-hal seperti ini yang membuat Yesus menangis. suatu sikap dimana kita lebih memilih menyalibkan Yesus dibanding menyalibkan daging kita. Suatu sikap dimana kita berpikir bahwa Yesus hanyalah pribadi yang kita butuhkan untuk membebaskan kita dari seluruh masalah kita. Adakah cinta yang tulus, hati yang haus akan pribadiNya di hidupmu?

Hari ini ketika kita menyambut Tuhan, saya berharap Tuhan tidak menangisi sambutan kita, melainkan Ia bertahta.

Cheers,

BG

Advertisements

About Gideon Sitorus

Love Live Learn Blog
This entry was posted in Bergaul dengan Tuhan. Bookmark the permalink.

One Response to Hosanna

  1. allianzagnes@gmail.com says:

    Very good, sedikit correction tulisannya ada yang salah kata2nya‎. JBU Sent from my BlackBerry 10 smartphone. From: DIKIT LAGI JADI PENDETASent: Sabtu, 7 Desember 2013 11:22To: allianzagnes@gmail.comReply To: DIKIT LAGI JADI PENDETASubject: [New post] Hosanna

    a:hover { color: red; } a { text-decoration: none; color: #0088cc; } a.primaryactionlink:link, a.primaryactionlink:visited { background-color: #2585B2; color: #fff; } a.primaryactionlink:hover, a.primaryactionlink:active { background-color: #11729E !important; color: #fff !important; }

    /* @media only screen and (max-device-width: 480px) { .post { min-width: 700px !important; } } */ WordPress.com

    dikitlagijadipendeta posted: ”

     

    Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!” (Matius 21 : 9 TB)

    Ketika saa”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s